Pekerjaan dimasa sekarang ini merupakan hal yang cukup sulit, banyak sekali calon pekerja yang berkeinginan untuk bekerja diinstansi pemerintahan atau swasta, tetapi lapangan pekerjaan ini sangat terbatas, oleh karena itu sebagai calon tenaga kerja kita harus mampu berfikir kreatif dan inovatif yang mampu membaca peluang dan memanfaatkannya sesuai kemampuan kita.
wirausaha merupakan salah satu usaha memanfaatkan peluang yang ada, selain menguntungkan dalam segi ekonomi, wirausaha juga memiliki waktu kerja yang sangat fleksibel , salah satu wirausaha yang mudah dan memiliki banyak keuntungan adalah budidaya ayam ras petelur karena telur merupakan suuatu bahan makanan yang banyak dibutuhkan.
Usaha ayam petelur menjadi sangat menguntungkan apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh serta dengan perawatan yang maksimal. Ayam petelur(layer) adalah ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya, biasanya ayam petelur akan dapat menghasilkan telur saat usianya sudah 5 bulan dengan produksi optimal pada tahun pertama dan akan terus berproduksi sampai berumur 10-12tahun, namun produktivitasnya akan berkurang disetiap tahunnya jadi sebaiknya mengganti indukan ayam jika sudah berumur 2-3tahun untuk meminimalisir resiko pembiayaan yang terlalu besar karna ayam sudah berkurang produktivitasnya. beberapa tips ini mungkin anda butuhkan untuk menjadi seorang pebisnis di bidang ini .
Kondisi Kandang
- berilah cukup ruang agar ayam bisa mendapat udara segar yang cukup , setidaknya untuk setiap 100 ekor ayam sebaiknya disediakan 25m2-100m2
- Gunakan sistem kandang individual {jika ayam sudah dewasa dan siap bertelur namun untuk anak ayam yang masih kecil sebaiknya menggunakan kandang koloni}
- Gunakan dengan kandang lantai berlubang, hal ini memudahkan untuk membuang kotoran ayam, karna kotoran ayam akan langsung jatuh ke tempat penampungan, jangan terlalu besar membuat celah lubangnya di takutkan telur ayam juga akan ikut terjatuh.
- sediakan tempat air minum dan pakan yang cukup , bisa memakai bahan dari bambu agar lebih murah, namun jika ingin memikirkan efesiensi peralatan dengan waktu yang lama sebaiknya menggunakan bahan berupa alumunium yang tidak mudah berkarat.
Lokasi Peternakan
- lokasi peternakan sebaiknya jauh dari keramaian, jauh dari jalan raya yang dilalui banyak kendaraan karna tempat yang tenang bisa mencegah ayam mengalami stress yang mengakibatkan pengurangan produksi telur
- jauh dari pemukiman penduduk atau tempat yang terdapat banyak unggas, ini untuk meminimalisir penularan virus dari luar
- lokasi yang digunakan harus tetap, tidak boleh berpindah-pindah, agar ayam tidak stres karna harus selalu beradaptasi dengan tempat baru
- iklim ditempat peternakan sebaiknya berkisar 32,5-35 derajat celcius
- disarankan memiliki kelembapan yang tidak terlalu tinggi sekitar 60% dan memiliki sinar matahari yang cukup
- memiliki sirkulasi udara yang baik
- memiliki aliran pembuangan air
- untuk penerangan dan pemanasan harus disesuaikan dengan kondisi suhu disekitar, usahakan ayam selalu berada ditempat hangat
- sebaiknya kandang menghadap ke arah terbitnya matahari dan tidak melawan arah mata angin
Calon Bibit
- Anak ayam/DOC sebaiknya kita ketahui keunggulannya dan berasal dari induk yang sehat
- DOC yang baru berumur beberapa hari sebaiknya memiliki bulu yang tampak halus dan penuh
- Tidak cacat
- memiliki ukuran badan normal {35-40gram) dan baik pertumbuhannya
- nafsu makan bagus
- tidak ada letakan tinja di bagian duburnya
- jika anda kesulitan untuk merawat ayam sedari kecil sebaiknya membeli ayam petelur yang sudah siap untuk produksi telur
Perawatan
- penyediaan air bersih yang memadai , pada masa pertumbuhan ayam petelur akan memerlukan banyak air untuk menjaga pertumbuhannya, pastikan ketersediaan air cukup banyak dan dingin
- selalu cek dan pisahkan ayam muda dan yang lebih tua, karna induk ayam yang lebih tua memiliki kemungkinan banyak penyakit dan hama yang menempel jadi pisahkan untuk mencegah penularannya
- Ayam petelur biasanya mudah terkena penyakit cacing, jadi sebagai peternak harus selalu memastikan melakukan vaksinasi secara rutin, vaksin bisa dilakukan dengan berbagai cara, yaitu tetes mata, tetes hiduung , air minum atau spray.
- Pada saat vaksinasi ayam harus sehat, dosis vaksin harus tepat dan sterilnya peralatan
- ediakan pakan penumbuh yang baik, pakan yang dari pabrik biasanya sudah memiliki kandungan nutrisi komplit yang diperlukan. pengoplosan pakan bisa dilakukan ketika ayam sudah dewasa dengan takaran 10% dari pakan pabrik. bahan yang bisa dicampurkan untuk meminimalisir biaya bisa bekatul atau tepung jagung)
- pemberian pakan sebaiknya dilakukan rutin dan konsisten misal pagi dan sore

Tidak ada komentar:
Posting Komentar